Berita

Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI, Marsda TNI Bob Henry Panggabean saat membuka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan ke-69 Tahun 2026 di Gedung Lemhannas, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026.(Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 110 orang resmi mengikuti Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan ke-69 Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada Selasa, 13 Januari 2026.

Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas, Marsda TNI Bob Henry Panggabean, menjelaskan bila program pendidikan berlangsung selama kurang lebih 5,5 bulan dan dijadwalkan berakhir pada 14 Juli 2026.

“Proses pendidikan yang dilaksanakan meliputi, pengenalan, kedua peningkatan kapasitas pimpinan nasional, ketiga pendalaman materi inti," kata Bob di Gedung Lemhannas.


Selama pendidikan, para siswa menggunakan beragam metode pembelajaran, mulai dari seminar, diskusi panel, diskusi studi kasus, diskusi kelompok dan antarkelompok.

Tak hanya itu, peserta juga akan mengikuti berbagai kegiatan mulai dari studi strategis dalam negeri dan luar negeri, penulisan serta penyajian karya ilmiah perorangan, hingga seminar.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan rasa bangga kepada para siswa yang telah dipilih mengikuti pendidikan.

“Saudara-saudara adalah figur yang terbaik yang terpilih dari institusi atau lembaga yang berasal dari berbagai unsur baik sipil maupun militer, yang akan diintegrasikan di lembaga ini dalam mempelajari dan memahami masalah geopolitik dan pengaruhnya terhadap ketahanan bangsa serta negara yang kita cintai," ujar Ace.

Para peserta sendiri terdiri dari unsur TNI berjumlah 48 orang, Angkatan Darat 25 orang, TNI Angkatan Laut 13 orang, dan TNI Angkatan Udara 10 orang serta dari Polri, 28 orang peserta. 

Selanjutnya, dari kementerian berjumlah 8 orang, lembaga negara 6 orang, lembaga pemerintahan non-kementerian 8 orang, pemerintah daerah 1 orang, sampai dengan unsur non-pemerintahan sebanyak 5 orang.

Serta sebanyak enam orang, siswa negara tetangga dari India, Kamboja  Australia, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya