Berita

Massa dari Gerakan Kader Umat Islam menggelar salat berjemaah di depan Gedung Polda Metro Jaya Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Massa Pendemo Pandji Gelar Salat di Tengah Hujan

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 17:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi protes terhadap materi special show komika Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea meluas hingga ke demonstrasi.

Hari ini, massa mengatasnamakan Gerakan Kader Umat Islam mendemo Pandji di depan Polda Metro Jaya. Mereka meminta agar polisi segera memproses hukum Pandji lantaran materi komedinya dinilai menyinggung ibadah umat Islam.

Di tengah aksinya, massa bahkan menggelar salat berjemaah di depan Polda Metro Jaya. Meski diiringi hujan deras, beberapa peserta aksi menggelar banner berukuran jumbo sebagai sajadah.


Koordinator aksi Gerakan Kader Umat Islam, Fachrullah Jasadi menyoroti salah satu materi komedi Pandji yang membahas kriteria memilih seorang pemimpin berdasarkan ketaatan dalam menjalankan salat.

"Salat adalah ibadah paling fundamental dalam ajaran Islam, tiang agama, dan kewajiban bersifat sakral. Menjadikan salat sebagai bahan candaan atau satire dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi," kata Fachrullah di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam aksinya, massa meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri mengusut, memanggil, dan memproses hukum Pandji. Sebab apa yang dilakukan Pandji sudah bukan sekadar komedi atau kebebasan berkesenian, melainkan sudah mengarah ke dugaan tindak pidana.

"Negara tidak boleh kalah oleh dalih hiburan. Aparat penegak hukum wajib bersikap tegas tanpa pandang bulu," tegas Fachrullah.

Dikutip dari tayangan Mens Rea di Netflix, salah satu materi Pandji menyinggung soal kualitas ibadah, dalam hal ini salat untuk menentukan seorang pemimpin.

"Ada orang yang memilih pemimpin berdasarkan ibadahnya. 'Gua milih pemimpin yang salatnya enggak pernah bolong', seakan-akan yang salatnya enggak pernah bolong berarti emang baik, apa iya?" kata Pandji. 

Menurut Fachrullah, materi-materi Pandji di special show Mens Rea berpotensi dijerat dengan Pasal 28 ayat (2), Pasal 45A ayat (2) UU ITE, Pasal 156 dan 156a KUHP, hingga 245 KUHP Baru (UU 1/2023) terkait ujaran kebencian dan permusuhan terhadap golongan.

"Umat Islam tidak akan diam ketika ibadah sucinya dilecehkan," pungkas Fachrullah.

Pandji sendiri telah buka suara setelah materi special show yang ditayangkan ke publik melalui platform berbayar Netflix dipersoalkan sejumlah pihak, mulai dari adanya laporan ke polisi hingga kini didemo.

"Gua cuma mau bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya. Banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gua. Semoga lu juga sehat, semoga lu juga baik-baik aja. I love you guys, dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy, moga-moga gua masih punya banyak perkomedian untuk Anda," kata Pandji dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya