Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Waka MPR Bakal Bedah Potensi Geothermal Indonesia di Abu Dhabi Sustainability Week

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno didaulat menjadi pembicara dalam agenda global tahunan Abu Dhabi Sustainability Week. Eddy didaulat bicara tentang potensi geothermal Indonesia. 

Agenda Abu Dhabi Sustainability Week merupakan forum tahunan pemerintah Uni Emirat Arab yang mempertemukan berbagai pengambil kebijakan bidang iklim dan lingkungan hidup dari seluruh dunia, dan dibuka langsung oleh Presiden UAE Sheikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan.

Eddy menjelaskan, Indonesia memiliki 40 persen potensi panas bumi dunia atau nomor 2 terbesar di dunia. Namun potensinya saat ini masih belum dimanfaatkan secara optimal. 


"Pemerintah menargetkan penambahan hingga 5,2 GigaWatt kapasitas geothermal hingga 2034 sebagaimana tercantum dalam RUPTL terbaru," ungkapnya. 

Karena itu, Eddy memandang bahwa Abu Dhabi Sustainability Week menjadi forum strategis untuk memperluas kerjasama Indonesia sekaligus mendapatkan investor khususnya di bidang pengembangan energi terbarukan. 

"Pengembangan energi terbarukan di Indonesia harus menarik secara keekonomian bagi investor dan menciptakan dampak yang luas seperti membuka green jobs, memperkuat industri dalam negeri hingga mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil," lanjutnya. 

Dalam Abu Dhabi Sustainability Week ini, Wakil Ketua Umum PAN itu juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan bilateral strategis antara lain dengan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA H.E. Suhail Mohamed Al Mazrouei dan Menteri Perubahan Iklim Amna bint Abdullah Al Dahak.

"Semoga dari rangkaian pertemuan ini bisa berkontribusi dalam memperkuat visi ketahanan energi Presiden Prabowo," demikian Eddy.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya