Berita

Kolase dua tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 04:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengakuan Damai Hari Lubis berjumpa mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Eggi Sudjana untuk melunasi utang bertemu dalam agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) 16 April 2025 silam, diragukan kebenarannya.

Demikian disampaikan pakar telematika sekaligus tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo melalui keterangan tertulis, dikutip Senin 12 Januari 2026.

Roy mengatakan, pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi pada Kamis 8 Januari 2026 yang konon  merupakan hasil kesepakatan internal TPUA, ternyata jelas-jelas secara tegas dibantah keras oleh para pengurus inti TPUA lainnya.


"Hal ini setidaknya dikatakan oleh tiga pengurus teras TPUA, yakni Rizal Fadillah (Wakil Ketua Umum), Azam Khan (Sekretaris Umum) dan Kurnia Tri Royani (Bendahara Umum). Salah satunya termuat dalam tayangan YouTube Bang Edy Channel www.youtube.com," kata Roy.

Jika demikian, lanjut Roy, lalu atas inisiatif siapa pertemuan yang semula mau dibuat silent tersebut?

"Kalau pengurus intinya saja tidak ada yang tahu apalagi pihak luar. Maka sangat wajar bila ada kecurigaan "pencairan"," kata Roy.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya