Berita

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (paling kanan). (Foto: Humas Polri)

Presisi

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nusantara Standard Test (NST) Tahun 2026 menjadi instrumen utama dalam seleksi penerimaan siswa baru Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). 

Tes Potensi Akademik (TPA) ini diselenggarakan oleh Polri bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Sabtu 10 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya penjaringan talenta nasional berbasis potensi dan meritokrasi.

Pelaksanaan NST 2026 dilaksanakan di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Jakarta, mulai pukul 08.30 WIB, dengan sistem pengawasan digital berlapis. 


Sebanyak 176 operator pengawas pusat dilibatkan dengan rasio 1 proktor untuk 23 peserta, guna memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.

Seleksi Angkatan Kedua ini merupakan kelanjutan dari Angkatan Pertama yang pada tahun sebelumnya berhasil menjaring 120 siswa terpilih dari lebih dari 11 ribu pendaftar secara nasional. 

Antusiasme publik terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus meningkat. Pada seleksi tahun ini, jumlah pendaftar tercatat 14.582 peserta terverifikasi, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Seiring dengan peningkatan minat tersebut, kuota penerimaan Angkatan Kedua ditetapkan sebanyak 180 siswa terbaik dari seluruh Indonesia.

Pelaksanaan seleksi NST 2026 ditinjau langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Dirgayuza Setiawan selaku Ketua Pembina YPKBI. 

“Kami bersama Mas Dirgayuza sangat bersemangat hari ini karena kehadiran langsung Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Ibu Menteri Komunikasi dan Digital menjadi dukungan nyata terhadap program seleksi yang kami gelar,” ujar Komjen Dedi.

Menurutnya, kehadiran kedua menteri tersebut mencerminkan keseriusan negara dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kualitas, keadilan, dan keberlanjutan.

"Melalui NST, proses seleksi dirancang tidak bergantung pada latar belakang sekolah maupun wilayah asal peserta, melainkan pada kemampuan berpikir kritis, logika formal, dan daya nalar tingkat tinggi," katanya.

Masih kata Dedi, NST juga diposisikan sebagai fondasi awal bagi calon siswa yang nantinya akan menempuh kurikulum International Baccalaureate (IB) Diploma, yang menuntut kapasitas analitis, literasi global, serta kemandirian berpikir. 

Dengan pendekatan ini, SMA Kemala Taruna Bhayangkara tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan unggulan berasrama, tetapi juga sebagai sarana pemetaan talenta nasional secara berkelanjutan.

Program SMA Kemala Taruna Bhayangkara selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan kualitas sumber daya manusia. 

Polri, bersama YPKBI dan para pemangku kepentingan, berkomitmen menghadirkan sistem seleksi dan pembinaan yang kredibel, adaptif, dan relevan dengan tantangan masa depan, sebagai bagian dari kontribusi nyata institusi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya