Berita

BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang (Foto: Dokumen BNI)

Bisnis

BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 14:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berpartisipasi dalam serah terima 600 Hunian Danantara (huntara) tahap pertama di Kabupaten Aceh Tamiang. 

Penyerahan ini merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang dikoordinasikan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama BUMN, guna menyediakan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Program Hunian Danantara ditujukan untuk mendukung target pemerintah dalam penyediaan 15.000 unit hunian bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Inisiatif ini menjadi wujud kehadiran negara dalam proses pemulihan pascabencana melalui penyediaan hunian yang aman, layak, dan bermartabat.


Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa BNI mengambil peran aktif dalam pembangunan huntara di Aceh Tamiang. Dari total 600 unit huntara tahap pertama, BNI berkontribusi sekitar 20 persen atau sebanyak 120 unit hunian sebagai bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

“BNI turut berkontribusi dalam pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Serah terima hunian tersebut turut dihadiri Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, yang menandai kesiapan hunian untuk segera ditempati oleh warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Acara ini juga dihadiri perwakilan BUMN yang terlibat, termasuk Area Head BNI Aceh dan sekitarnya.

Sebelumnya, kesiapan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pimpinan Danantara Indonesia, yakni CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta Managing Director Stakeholder Management Rohan Hafas, pada Kamis (1/1/2026). Peninjauan tersebut juga dihadiri pimpinan BUMN terkait, termasuk Direktur Information Technology BNI, Toto Prasetio.

Hunian Danantara ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta sarana sanitasi yang memadai guna menunjang kebutuhan dasar dan kenyamanan penghuni. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi BUMN karya dengan koordinasi PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator pelaksana, berlokasi di Jalan Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Ke depan, BNI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan seiring tahapan pembangunan dan pemulihan pascabencana, guna memastikan proses rehabilitasi berjalan terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan kemanusiaan dan program sosial BNI dapat diakses melalui situs resmi BNI di [www.bni.co.id](http://www.bni.co.id), sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia ([www.danantaraindonesia.co.id](http://www.danantaraindonesia.co.id)).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya