Berita

Emotikon bendera Iran dengan bendera singa dan matahari (Tangkapan layar RMOL dari akun X @GlobeEyeNews)

Dunia

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Platform media sosial X dikabarkan memenuhi permintaan para penggunanya untuk mengganti emotikon bendera Iran dengan bendera singa dan matahari, simbol Iran sebelum Revolusi Islam 1979. Perubahan emotikon ini berawal dari permintaan pengguna X. 

Menanggapi permintaan tersebut pada Jumat, Kepala Produk X, Nikita Bier menanggapi singkat.

“Beri saya beberapa jam," tulisnya dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu 2026.


Tak lama setelah itu, Bier membagikan tautan ke platform pengkodean, yang menunjukkan bahwa bendera rezim Iran telah dihapus dari kode situs X dan diganti dengan bendera singa dan matahari. Ia juga menyatakan bahwa pembaruan tersebut akan segera aktif.

Pada Sabtu pagi, perubahan itu terlihat di akun resmi rezim Iran di X.

Bendera singa dan matahari merupakan bendera resmi Iran sebelum Shah Mohammad Reza Pahlavi digulingkan pada 1979. Bendera ini menampilkan tiga warna horizontal hijau, putih, dan merah, dengan gambar singa memegang pedang berlatar matahari di bagian tengah.

Sebelumnya, X menggunakan bendera resmi Republik Islam Iran yang diberlakukan sejak 1980. Bendera tersebut juga memiliki warna hijau, putih, dan merah, namun di bagian tengah terdapat lambang merah rezim Iran, serta tulisan “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar) di sepanjang garis putih.

Bendera singa dan matahari sendiri kini dikenal luas sebagai simbol perlawanan terhadap rezim Iran. Simbol ini kerap terlihat dalam aksi-aksi protes anti-pemerintah dan juga digunakan sebagai tanda dukungan terhadap Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang hidup di pengasingan.

Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran, dinilai memiliki pengaruh besar dalam menggalang dukungan internasional bagi para demonstran, serta secara terbuka mendorong intervensi luar negeri ketika aparat Iran melakukan penindakan keras terhadap aksi protes.

Perubahan simbol di platform global seperti X ini dinilai memiliki makna politik yang kuat, karena terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemerintah Iran, baik dari dalam negeri maupun dari komunitas internasional.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya