Berita

Ayatollah Ali Khamenei (tangkapan layar RMOL dari siaran DRM News)

Dunia

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

SABTU, 10 JANUARI 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengisyaratkan akan melakukan tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa yang terus menggelar demonstrasi anti-pemerintah di berbagai kota. 

Berbicara di hadapan para pendukungnya pada Jumat, 9 Januari 2026, Khamenei menuduh para demonstran bertindak demi menyenangkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Mereka merusak jalanan mereka sendiri untuk menyenangkan presiden Amerika Serikat,” kata Khamenei, dikutip dari Associated Press, Sabtu 10 Januari 2026.


“Karena dia (Trump) mengatakan akan datang membantu mereka. Seharusnya dia memperhatikan keadaan negaranya sendiri," ujarnya.

Pernyataan ini muncul di tengah gelombang protes nasional terbesar di Iran dalam beberapa tahun terakhir, yang dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk. Sejak akhir Desember, sedikitnya 62 orang tewas dan lebih dari 2.300 orang ditahan, menurut kelompok pemantau HAM.

Khamenei juga menepis tuduhan Trump yang menyebut tangannya “berlumuran darah rakyat Iran”. 
Dalam siaran televisi pemerintah, para pendukung Khamenei terdengar meneriakkan slogan “Matilah Amerika!”. Media pemerintah Iran bahkan melabeli para demonstran sebagai “teroris”, sebuah narasi yang kerap digunakan sebelum penindakan keras dilakukan.
Ancaman tersebut diperkuat oleh Kepala Kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, yang menegaskan bahwa hukuman terhadap para demonstran akan dijatuhkan secara tegas, maksimal, dan tanpa kelonggaran hukum apa pun.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya