Berita

Ilustrasi (RMOL via AI)

Dunia

Uang Hasil Penjualan Minyak Venezuela akan Dikendalikan AS

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) menyatakan akan menjual minyak Venezuela tanpa batas waktu, dengan seluruh hasil penjualan disetorkan ke rekening yang dikendalikan pemerintah AS. 

Berbicara dalam Konferensi Energi, Teknologi Bersih & Utilitas Goldman Sachs pada Rabu, 8 Januari 2026, Menteri Energi AS Chris Wright menegaskan bahwa minyak Venezuela akan dipasarkan langsung oleh AS ke pasar global.

“Kami akan memasarkan minyak mentah yang berasal dari Venezuela, dimulai dari stok yang ada, dan kemudian tanpa batas waktu ke depannya, kami akan menjual produksi Venezuela ke pasar,” ujar Wright, dikutip dari RT, Jumat 9 Januari 2026.


Ia menambahkan, seluruh pendapatan dari penjualan tersebut akan disetorkan ke rekening yang dikendalikan oleh pemerintah AS, yang menurutnya akan digunakan untuk memberi manfaat bagi rakyat Venezuela.

“Sumber dayanya sangat besar,” kata Wright.

Kebijakan ini muncul setelah operasi militer AS di Caracas pada Sabtu lalu, di mana pasukan komando Amerika menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, serta menewaskan puluhan orang.

Setelah operasi tersebut, Presiden AS Donald Trump menuntut “akses penuh” terhadap minyak Venezuela dan menyatakan bahwa Washington akan “mengelola” Venezuela hingga terjadi apa yang ia sebut sebagai “transisi kekuasaan yang tepat.”

Pada hari yang sama, Departemen Energi AS merilis lembar fakta yang menyebutkan bahwa pemerintah AS telah mulai memasarkan minyak mentah Venezuela di pasar global demi kepentingan AS, Venezuela, dan sekutunya. Otoritas AS memperkirakan volume penjualan awal mencapai 30 hingga 50 juta barel.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengonfirmasi rencana tersebut kepada wartawan, dengan mengklaim bahwa Washington telah mencapai “kesepakatan minyak” dengan PDVSA, perusahaan minyak milik negara Venezuela.

Trump menegaskan kendali pribadinya atas dana tersebut. Dalam unggahan di Truth Social, ia menulis bahwa hasil penjualan minyak Venezuela “akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat.”

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya