Berita

Ilustrasi (RMOL via AI)

Dunia

Pakar Senior: Alasan Utama AS Serang Venezuela untuk Putus Pasokan Minyak ke China

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) diduga menargetkan Venezuela bukan semata alasan politik, melainkan untuk menghentikan pasokan minyak negara itu ke China. 

Klaim ini disampaikan jurnalis investigasi veteran AS, Seymour Hersh, menyusul serangan militer AS di Caracas dan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dalam tulisannya yang dipublikasikan di situs pribadinya pada Kamis, 8 Januari 2026, Hersh menyebut Presiden AS Donald Trump memiliki tujuan strategis untuk memutus akses China terhadap minyak mentah murah Venezuela, yang selama ini menjadi salah satu pemasok penting bagi Beijing.


“Tujuan utama Trump adalah memutus pasokan minyak mentah berat murah Venezuela dari China, yang merupakan pesaing ekonomi utama Amerika Serikat,” tulis Hersh, dikutip dari RT, Jumat 9 Januari 2026.

Menurut Hersh, Venezuela menjadi sasaran karena kesediaannya mengekspor minyak ke China, meskipun berada di bawah sanksi berat AS. Ia juga mengklaim bahwa Iran kemungkinan menjadi target berikutnya, mengingat negara tersebut juga merupakan pemasok minyak besar bagi China dan memiliki cadangan minyak terbesar keempat di dunia.

Hersh menambahkan bahwa Iran saat ini berada dalam kondisi melemah akibat serangan gabungan AS dan Israel pada Juni lalu, serta gelombang protes besar yang masih berlangsung di dalam negeri.

Sejumlah pejabat AS secara terbuka menyampaikan pandangan serupa. Wakil Kepala Staf Gedung Putih sekaligus Penasihat Keamanan Dalam Negeri, Stephen Miller, mengatakan kepada CNN bahwa tidak masuk akal jika AS membiarkan negara di kawasan dekatnya memasok sumber daya strategis kepada musuh.

“Tidak masuk akal jika kita membiarkan negara di dekat kita menjadi pemasok sumber daya bagi musuh kita, tetapi tidak bagi kita,” ujar Miller.

Di forum Dewan Keamanan PBB, Duta Besar AS Michael Waltz juga menegaskan bahwa cadangan energi besar dunia tidak seharusnya berada di bawah kendali pihak yang dianggap musuh Amerika Serikat.

Pemerintahan Trump telah menuntut Venezuela memutus hubungan ekonomi dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba, serta menjalin kemitraan eksklusif dengan AS dalam produksi dan penjualan minyak. Puncaknya terjadi saat pasukan khusus AS melakukan operasi di Caracas pada Sabtu lalu dan menculik Presiden Maduro beserta istrinya. 

Keduanya diterbangkan ke New York dan dihadapkan ke pengadilan atas tuduhan konspirasi perdagangan narkoba. Maduro dan istrinya telah menyatakan tidak bersalah.

Tindakan AS ini menuai kecaman luas dari Rusia, negara-negara BRICS, serta sejumlah negara di kawasan Global South yang menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya