Berita

KN. Singa Laut-402. (Foto: Humas Bakamla)

Pertahanan

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 05:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bakamla dipimpin Direktur Operasi Laut Laksma Lukman Kharish melepas keberangkatan KN. Singa Laut-402 untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Siau, Sulawesi Utara, Kamis, 8 Januari 2026.
 
Laksma Bakamla Lukman Kharish menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa masyarakat Siau. 
 
KN. Singa Laut-402 yang dikomandani oleh Letkol Bakamla Hadi Wahyono membawa berbagai kebutuhan logistik, antara lain bahan pangan, air minum, perlengkapan bayi dan perempuan, alat kebersihan, obat-obatan ringan, serta perlengkapan tidur. 


Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dari Zona Bakamla Tengah, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado, BPBD, Badan Kesbangpol Sulawesi Utara, serta partisipasi aktif masyarakat.
 
Menambah kekuatan misi kemanusiaan ini, turut serta onboard KN. Singa Laut-402 tenaga kesehatan dari Provinsi Sulawesi Utara yang akan membantu pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat terdampak setibanya di lokasi tujuan.
 
Pelepasan KN. Singa Laut-402 menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Bakamla, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan lintas wilayah. 

Bakamla berharap bantuan ini dapat segera diterima dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Siau di masa tanggap darurat.
 
Bakamla akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, sejalan dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan untuk Indonesia.
 
Turut mendampingi Direktur Operasi Laut yakni Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya dan hadir pula Kesbangpol Provinsi Sulut, Kesbangpol Kabupaten Minahasa Utara, Cawat Likupang Barat, Wakapolsek Likupang Barat, Pemerintah Desa Serei, Babinsa Likupang Barat, dan Babinpotmat.  


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya