Berita

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Suap Ijon, Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar Seputar APBD

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 15:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha mengaku dicecar seputar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saat diperiksa dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Hal itu disampaikan Aria usai menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam sejak pukul 10.05 WIB hingga pukul 14.37 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Januari 2026.

"Tadi disuruh menjelaskan saja sebagai kesaksian. Ya (sebagai) unsur pimpinan seputar APBD," kata anggota DPRD Fraksi Gerindra ini di Gedung Merah Putih KPK, Kamis sore, 8 Januari 2026.


Selain Aria, tim penyidik juga memanggil anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PDIP, Nyumarno. Namun hingga pemeriksaan Aria selesai, Nyumarno belum tampak hadir memenuhi panggilan penyidik. Pihak lain yang dipanggil KPK adalah seorang PNS, Hadi Prabowo.

KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara dan ayahnya HM Kunang sebagai tersangka suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi pada Sabtu, 20 Desember 2025 setelah terjaring OTT pada Kamis, 18 Desember 2025.

Dalam kasus ini, keduanya diduga menerima aliran uang Rp9,5 miliar. KPK juga mencatat di sepanjang tahun 2025, Ade Kuswara mendapat penerimaan lainnya yang berasal dari sejumlah pihak mencapai Rp4,7 miliar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya