Berita

Nanik S Deyang (tengah) saat meninjau pelaksanaan MBG di SMKN 1 Jakarta Pusat, Rabu, 8 Januari 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Penerima Manfaat MBG Tembus 55,1 Juta Orang

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak diresmikan pada 6 Januari 2025, menembus angka 55,1 juta orang yang tersebar di 38 provinsi.

“Ini benar-benar di luar dugaan,” kata Nanik Wakil Ketua BGN, Nanik S Deyang saat meninjau pelaksanaan MBG di SMKN 1 Jakarta Pusat, Kamis 8 Januari 2026.

Penerima manfaat MBG mencakup siswa sekolah, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. Program ini didukung oleh 19.188 Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) yang telah beroperasi di berbagai daerah.


Nanik menegaskan, lonjakan capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat dan mitra swasta dalam membangun dapur SPPG.

“Kalau dapur-dapur itu dibangun sendiri oleh pemerintah, investasinya bisa puluhan triliun. Tapi hari ini, mitra masyarakat membangun sekitar 19 ribu dapur. Nilainya bisa mencapai Rp40 triliun,” kata Nanik.

Selain itu, MBG juga berdampak besar pada penciptaan lapangan kerja. Saat ini, sekitar 902 ribu orang bekerja langsung di dapur SPPG setiap hari.

“Kalau ditambah pekerja tidak langsung, jumlahnya sekitar 2,5 juta orang yang terlibat dalam ekosistem MBG,” kata Nanik.

Program MBG juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, koperasi, BUMDes, hingga pemasok bahan pangan.

Data BGN mencatat, sebanyak 46.955 supplier kini aktif menyalurkan bahan baku ke SPPG di seluruh Indonesia.

“Setahun MBG telah menciptakan manfaat ekonomi nyata bagi petani, pedagang pasar, ibu rumah tangga, dan tenaga kerja lokal,” pungkas Nanik.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya