Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Naik di Tengah Dinamika AS-Venezuela

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026, setelah sempat turun selama dua hari berturut-turut.

Kenaikan hari ini dipicu oleh penurunan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang lebih besar dari perkiraan, di tengah perhatian pasar terhadap situasi Venezuela.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 24 sen atau 0,4 persen ke level 60,20 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat 22 sen atau 0,39 persen menjadi 56,21 Dolar AS per barel.


Sebelumnya, kedua acuan harga minyak tersebut sempat jatuh lebih dari 1 persen selama dua hari karena kekhawatiran pasokan global yang melimpah. 

Penurunan harga itu dimanfaatkan sebagian pelaku pasar untuk kembali membeli kontrak berjangka. Analis Fujitomi Securities, Mitsuru Muraishi, menilai potensi kenaikan masih terbatas.

“Pembelian saat harga turun mendorong harga sedikit naik, tetapi kekhawatiran kelebihan pasokan masih membatasi penguatan. Tren turun kemungkinan masih berlanjut,” ujarnya, seraya memperkirakan harga WTI bisa turun ke bawah 54 Dolar AS per barel.

Dari sisi fundamental, stok minyak mentah AS turun 3,8 juta barel menjadi 419,1 juta barel pada pekan yang berakhir 2 Januari, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA). Angka ini berbanding terbalik dengan perkiraan analis yang sebelumnya memprediksi kenaikan stok.

Selain itu, pasar juga mencermati langkah AS terhadap Venezuela. Pada Rabu, AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik, salah satunya berbendera Rusia. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan agresif Presiden Donald Trump untuk mengendalikan arus minyak di kawasan Amerika.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya