Berita

Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Masih Reses, Komisi III DPR Undang Pakar Bahas Reformasi Polri

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 10:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Habiburokhman menjelaskan, RDPU yang digelar di masa reses tersebut telah mendapatkan izin dari pimpinan DPR RI.

“Acara RDPU Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan ini kami selenggarakan di masa reses setelah mendapatkan izin dari pimpinan DPR RI,” kata Habiburokhman.

“Acara RDPU Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan ini kami selenggarakan di masa reses setelah mendapatkan izin dari pimpinan DPR RI,” kata Habiburokhman.

Ia menegaskan, RDPU tersebut sangat penting karena membahas agenda reformasi di tubuh Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan.
“Dan mengingat memang penting bagi kita untuk terus berkontribusi pemikiran terkait reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan,” ujar legislator Partai Gerindra itu.

Dalam RDPU kali ini, Komisi III DPR RI menghadirkan pakar hukum tata negara Muhammad Rullyandi serta kriminolog Adrianus Meliala.

“Saya informasikan kepada Pak Rullyandi dan Pak Adrianus Meliala, sebelumnya kami juga sudah beberapa kali menggelar RDPU, mendengarkan keterangan para ahli, termasuk menerima masukan serta laporan dan aduan masyarakat terkait reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan,” pungkas Habiburokhman.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya