Berita

Relawan BUMN Peduli TelkomGroup di daerah bencana. (Foto: Humas Telkom)

Nusantara

Telkom Salurkan Bantuan Hingga Percepat Pemulihan Pascabencana

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 05:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyalurkan dukungan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera, Rabu, 7 Januari 2026. 

Dukungan ini merupakan sinergi karyawan, Serikat Karyawan, serta Relawan BUMN Peduli TelkomGroup yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendasar sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas umum guna mendukung normalisasi aktivitas sosial masyarakat terdampak.

Sejalan dengan itu, TelkomGroup juga memprioritaskan percepatan pemulihan infrastruktur telekomunikasi dan layanan, khususnya di wilayah Aceh, agar konektivitas dapat segera kembali normal.


Kegiatan penyaluran bantuan dan bakti kebersihan dilaksanakan dengan tajuk “Kita BISA Berbagi” ke tiga lokasi, yakni Desa Babo dan Desa Sulum di Kabupaten Aceh Tamiang serta wilayah Kabupaten Aceh Timur. Bantuan dan program sosial disalurkan secara terkoordinasi dengan menyesuaikan kebutuhan pada masing-masing lokasi.

Di Desa Babo, Telkom menyalurkan bantuan perlengkapan pendukung proses belajar di sekolah, logistik, serta lampu tenaga surya sebagai sumber pencahayaan alternatif guna mendukung keberlanjutan aktivitas di lokasi terdampak. Selain itu, Telkom juga melaksanakan kegiatan sharing session dengan para guru serta sesi pembelajaran interaktif bagi siswa.

Di Desa Sulum, Telkom menyalurkan bantuan kemanusiaan yang disertai kegiatan bakti kebersihan di sekolah dan rumah ibadah. Bantuan tersebut mencakup dukungan pendidikan, perlengkapan pemeliharaan dan kebersihan fasilitas umum, kebutuhan sandang layak pakai, serta dukungan utilitas berupa pompa air dan lampu tenaga surya guna mendukung pemulihan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, di wilayah Pantai Kera dan Pangidam, Kabupaten Aceh Timur, bantuan difokuskan pada logistik skala besar berupa sembako, pakaian baru dan layak pakai, serta dukungan sumber daya listrik melalui perangkat solar cell dan genset untuk menunjang kebutuhan masyarakat setempat.

EVP Telkom Regional 1 Sumatera, Dwi Pratomo Juniarto menyampaikan, memasuki masa pemulihan dan normalisasi pascabencana, Telkom berkomitmen untuk terus hadir dan berjalan bersama masyarakat yang terdampak.

"Melalui kolaborasi seluruh insan TelkomGroup, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menguatkan, membantu anak-anak kembali belajar dengan nyaman, serta mendukung lingkungan sosial masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan,” kata Dwi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 7 Januari 2026.

Sebelumnya, rangkaian dukungan kemanusiaan Telkom juga telah dilaksanakan secara terpisah di Kota Subulussalam melalui kolaborasi bersama Danantara dan Relawan Peduli BUMN TelkomGroup. 

Pada kegiatan tersebut, Telkom menyalurkan bantuan pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah kepada siswa di SD Jabi-jabi, SD Siperkas, dan SD Suak Jampak, serta melaksanakan program pendampingan trauma healing bagi 130 siswa SD Jabi-jabi sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.

Selain itu, Telkom turut menyalurkan paket kebersihan yang disertai kegiatan bakti kebersihan di sejumlah masjid dan musala, serta mendistribusikan paket ibadah ke sekolah dan masjid di wilayah tersebut.

Dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat berupa Sarana Air Bersih (SAB) juga disalurkan di Siperkas, Desa Panji Kecamatan Longkib, dan Kampong Panglima Sahman Kecamatan Runding, untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat, sanitasi lingkungan, serta menunjang aktivitas ibadah dan proses belajar mengajar.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan Telkom tetap hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melalui upaya pemulihan layanan telekomunikasi tetapi juga melalui dukungan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga hingga masyarakat dapat kembali bangkit dan beraktivitas dengan normal,” tutup Dwi.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya