Berita

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Dok. Pemprov Sulbar)

Politik

Harta Kekayaan Dirjen Polpum Bahtiar Baharuddin yang Dicegah ke Luar Negeri

RABU, 07 JANUARI 2026 | 21:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin tengah disorot usai dicekal ke luar negeri oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Pencekalan dilakukan dalam rangka penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel tahun anggaran 2024 atau saat Bahtiar duduk sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.

"Enam nama yang kami ajukan untuk melakukan pencekalan ke luar negeri yakni, pertama Saudara BB (54), mantan Pj Gubernur Sulsel. Kedua, AS (51), pekerjaan PNS pada Pemprov Sulsel," kata Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi saat jumpa pers di Kantor Kejati Sulsel, Selasa, 30 Desember 2025.


Lalu berapa harta kekayaan Bahtiar Baharuddin?

Harta kekayaan Bahtiar Baharuddin tercatat mencapai Rp6.280.129.479 atau Rp6.28 miliar. Angka itu tertuang dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2024 yang disampaikan ke KPK pada 17 Maret 2025 dan telah dinyatakan lengkap secara administratif 

Berdasarkan dokumen LHKPN yang dilihat RMOL hari ini, Rabu, 7 Januari 2026, porsi terbesar kekayaan Bahtiar berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp5,44 miliar. Seluruh properti tersebut berada di Kota Depok, Jawa Barat, dengan total 11 bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya dilaporkan sebagai hasil sendiri 

Selain properti, Bahtiar yang pernah menjabat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri juga melaporkan kepemilikan satu unit sepeda motor Vespa Sprint IGET 150 ABS tahun 2020 senilai Rp30 juta. Ia turut mencantumkan harta bergerak lainnya sebesar Rp165 juta serta kas dan setara kas mencapai Rp640,4 juta, tanpa kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya dan utang.

Dan jika dilihat secara tahunan, kekayaan Bahtiar cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun meski sempat berfluktuasi. Dari data LHKPN 2023, harta Bahtiar tercatat sebesar Rp4.389.739.908. Tahun 2022 melonjak menjadi Rp6.032.778.769, sementara pada 2021 di angka Rp5.005.254.658.

Sebelumnya, kekayaan Bahtiar tercatat Rp3.605.989.190 pada 2020, Rp2.543.314.572 pada 2019, Rp1.322.846.913 pada 2018, Rp1.139.310.081 pada 2017, dan Rp1.112.687.000 pada 2016.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya