Berita

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menghadiri Kemah Kebangsaan Bersinar se-Jadetabek di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. (Foto: BNN)

Nusantara

Narkotika Masalah Multidimensional, Tidak Bisa Ditangani Parsial

RABU, 07 JANUARI 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Narkotika Nasional (BNN) dianggap telah mematuhi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan kolaborasi lintas sektoral serta meninggalkan ego sektoral dalam penanggulangan masalah narkotika.

Demikian penilaian Akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi menanggapi kinerja BNN di bawah komando Komjen Suyudi Ario Seto.

Iswadi berpandangan, BNN menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi dan kerja sama lintas instansi sebagai strategi utama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.


"BNN saat ini sudah berada di jalur yang tepat dengan mengedepankan sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba," kata Iswadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 7 Januari 2026.

Menurut Iswadi, pendekatan kolaboratif yang dijalankan BNN sejalan dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya kerja bersama untuk menjawab persoalan nasional yang kompleks.

Iswadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) ini menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan masalah multidimensional yang tidak dapat ditangani secara parsial. 

"Kejahatan narkotika melibatkan jaringan luas, lintas wilayah, bahkan lintas negara, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa," kata Iswadi.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan BNN dalam menjalin kerja sama dengan kalangan akademisi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. 

"Langkah tersebut mencerminkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, adaptif, dan berbasis pengetahuan," pungkas Iswadi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya