Berita

Presiden Prabowo Subianto di Karawang (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ingatkan Jasa Besar Petani untuk Kemerdekaan Indonesia

RABU, 07 JANUARI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran petani dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. 

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026. 

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa sejak awal kemerdekaan, petani telah menjadi tulang punggung perjuangan bangsa.  


“Waktu kita menyatakan kemerdekaan waktu kita menyatakan kemerdekaan tanggal 17 agustus 1945 tidak ada anggaran belum ada kementerian keuangan belum ada pajak belum ada bea cukai siapa yang mendukung perang kemerdekaan? Adalah rakyat indonesia yang memberi makan kepada tentara adalah para petani indonesia. Kita tidak bakal merdeka tanpa jasa para petani kita," tegasnya. 

Prabowo juga mengenang pengalamannya saat masih menjadi prajurit TNI pada tahun 1970. Ia menceritakan bagaimana rakyat di desa-desa Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan penuh keikhlasan memberikan makanan dan minuman kepada para tentara yang sedang berlatih.  

“Mereka memberi minuman teh mereka memberi singkong kepada kami. Padahal untuk masuk dia harus ambil kayu yang cukup jauh, ambil air yang cukup jauh, begitu cintanya rakyat kepada tentara, begitu sadarnya para petani terhadap negara bangsa indonesia para petanilah yang paling setia dan yang paling merah putih di republik indonesia," kata Presiden. 

Lebih lanjut, Prabowo menyayangkan bahwa selama puluhan tahun, petani dan nelayan kurang dihormati serta kurang dilindungi. 

Untuk itu sejak berhenti dari dinas militer kemudian menjadi Presiden, dirinya merasa terpanggil untuk membela kepentingan mereka.  

"Saya ingat waktu saya masih sangat muda rakyat yang memberi makan kepada saya, saya tidak bisa lupa ini kesempatan pikiran saya, saya membalas budi saya membayar hutang kepada para petani indonesia," ujar Prabowo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya