Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Ada Elit Kerjaannya Nyinyir, Jangan-jangan Dibayar

RABU, 07 JANUARI 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyinggung sikap sejumlah elit politik yang dinilainya hanya bisa mengkritik tanpa memberi apresiasi terhadap capaian bangsa. 

Hal itu ia sampaikan dalam acara panen raya sekaligus peresmian Swasembada Pangan 2025 di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut ada elit yang kerjanya hanya mengejek dan menghujat prestasi bangsa maupun usaha pemerintah.  


“Ada elit kita sebagian yang kerjanya hanya ngejek, hujat, fitnah, nyinyir. Gak ada keberhasilan bangsa Indonesia yang mereka akui. Atlet-atlet kita berjuang, gak ada mereka ucapkan selamat. Gak ada mereka menghargai usaha pemerintah," ujar Prabowo. 

Menurut Prabowo, sikap sejumlah elit yang terus-menerus nyinyir dan menghujat terasa aneh, sehingga ia mencurigai kemungkinan mereka dibayar.

"Ini aneh ya. Aneh ini kesehatan jiwa itu agak aneh tapi biarlah gak ada urusan. Mereka pinter hanya di sosmed, gak jelas juga itu. Jangan-jangan mereka dibayar,” ujar Prabowo.  

Prabowo menyebut sebelumnya banyak tokoh yang meragukan kemampuan Indonesia untuk mencapai swasembada pangan. 

“Banyak tokoh penting bilang ke saya beberapa bulan lalu, Pak bowo, nda mungkin swasembada indonesia itu. Sungguh ini ngomong ke saya, tidak mungkin swasembada,” tegasnya.  

Keraguan itu kini terbantahkan, sebab hari ini ia secara resmi mengumumkan bahwa pemerintah berhasil mewujudkan swasembada beras hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Prabowo yakin ke depan masih akan ada banyak pihak yang meragukan keberlanjutan swasembada Indonesia. 

"Sekarang setelah kita swasembada pangan, oh ya tapi paling swasembada pangannya paling setahun dua tahun," ujar Kepala Negara. 

Untuk itu ia berkomitmen bahwa Indonesia akan terus mencapai swasembada pangan di seluruh sektor setiap tahunnya. 

"Kita buktikan tiap tahun kita buktikan swasembada swasembada swasembada tidak hanya swasembada beras jagung singkong semuanya kita swasembada," tegasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya