Berita

Presiden Prabowo Subianto di Karawang (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Prihatin Kekayaan Indonesia Banyak Bocor

RABU, 07 JANUARI 2026 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi pengelolaan kekayaan alam Indonesia. 

Hal itu ia ungkapkan dalam acara panen raya sekaligus peresmian Swasembada Pangan 2025 di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menuturkan bahwa setelah memimpin pemerintahan, ia semakin memahami besarnya potensi kekayaan bangsa. 


Namun, ia juga merasa sedih karena banyak kekayaan tersebut tidak dikelola dengan baik sehingga mengalami kebocoran.  

“Setelah saya mengambil alih pemerintahan, saya lebih paham, lebih mengerti atas kekayaan-kekayaan kita. Tapi saya prihatin, saya sedih bahwa banyak kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola sehingga banyak kekayaan kita yang bocor,” ujar Prabowo.  

Sejak lama ia merasakan adanya kejanggalan dalam tata kelola sumber daya nasional. Prabowo menekankan ironi besar, di tengah limpahan kekayaan alam yang melimpah, masih banyak rakyat Indonesia yang hidup dalam garis kemiskinan.

“Saya melihat sudah berapa puluh tahun negara yang begini kaya, rakyatnya masih banyak yang miskin. Saya tidak dapat menerima di akal sehat saya dan di hati saya bagaimana negara yang begini makmur tetapi kekayaannya kurang dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia,” tegasnya.  

Prabowo juga menyinggung ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan, meski memiliki tanah yang subur dan sumber daya melimpah.  

“Terutama yang tidak masuk di akal saya, bagaimana bisa negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, bumi yang kaya, tanah yang subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita. Kita impor, impor, impor pangan. Tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya,” ucapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya