Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Kritik Masyarakat kepada Pemerintah Bukan Ejekan, Melainkan Masukan

RABU, 07 JANUARI 2026 | 09:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ejekan sebagai bentuk penghargaan mendapat sorotan dari Founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio atau Hensat.

Menurut Hensat, pandangan tersebut perlu dikaji ulang agar tidak menyederhanakan makna kritik publik. Ia menegaskan bahwa tidak semua kritik dapat disamakan dengan ejekan.

“Memang tergelitik jika ejekan dianggap sebagai bentuk penghargaan, padahal belum tentu demikian,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.


Hensat menilai masukan kritis dari masyarakat seharusnya dipahami sebagai bagian dari kontrol publik yang bertujuan memperbaiki kebijakan dan kinerja pemerintah.

“Masukan kritis dari masyarakat seharusnya diterima sebagai bahan perbaikan, bukan dimaknai sebagai upaya mengejek,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ejekan, cemoohan, hingga fitnah yang ditujukan kepada dirinya dan pemerintah justru diterimanya dengan kepala tegak.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan Taklimat Awal Tahun dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa sejak awal banyak pihak meragukan keberhasilan program andalan Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun kini, ia menegaskan keraguan tersebut telah terjawab.

“Begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya, menyinyir. Mereka mengatakan MBG pasti gagal. Namun, kami membuktikan bahwa MBG berhasil dan kini dinantikan oleh seluruh rakyat,” tegas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya