Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden RI)

Politik

Di Retret Hambalang, Prabowo Klaim MBG Sudah 99,99 Persen Berhasil

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 15:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. 

Klaim tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan Taklimat Awal Tahun dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.

Dalam paparannya, Prabowo menyebut capaian MBG Indonesia melampaui pengalaman negara lain di dunia. Tepat di satu tahun masa beroperasi pada 6 Januari 2026, MBG sudah mencapai 55 juta penerima manfaat. 


"55 juta anak-anak Indonesia menerima makanan tiap hari. Dan termasuk ibu-ibu hamil,” ujar Prabowo.

Prabowo membandingkan capaian Indonesia dengan negara lain seperti Brasil yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat. 

“Ini sesuatu yang membanggakan juga karena negara-negara yang kita ketahui contoh Brazil, Presiden Brazil menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima," kata Presiden.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa pelaksanaan program sebesar MBG tidak lepas dari berbagai kekurangan. Namun secara keseluruhan, Presiden menilai tingkat keberhasilan MBG sudah sangat tinggi hingga 99,99 persen.

“Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil,” klaim Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah tetap menargetkan pelaksanaan program yang bebas dari kesalahan. 

“Jadi saudara-saudara tentunya kita harapkan zero defect. Itu yang harus kita capai. Tidak kita puas dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi dan alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita sedang atasi terus,” ujarnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya