Berita

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini. (Foto: F-Nasdem)

Politik

RI Harus Berani Suarakan Prinsip Kedaulatan di Tengah Konflik AS-Venezuela

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Indonesia didorong untuk bersuara mengingatkan dunia internasional tentang pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara. 

Hal ini disampaikan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, merespons tindakan Amerika Serikat (AS) yang menyerang dan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, bersama istrinya.

“Indonesia terus mencermati secara saksama perkembangan situasi di Venezuela. Sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian sengketa secara damai,” kata Amelia, Selasa, 6 Januari 2026.


Amelia menyampaikan keprihatinan atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, karena berpotensi menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional. 

Menurutnya, serangan tersebut dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, sekaligus melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi.

“Karena itu, semua pihak perlu mengedepankan langkah-langkah deeskalasi, menahan diri, dan menempuh dialog, dengan tetap mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional, terutama perlindungan terhadap warga sipil,” tandasnya.

Selain itu, Amelia mendorong pemerintah untuk terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Caracas, Venezuela. Ia juga mengimbau WNI agar tetap tenang dan waspada pascaserangan tersebut.

“Terkait pelindungan WNI, pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas terus memantau situasi dan memastikan keselamatan WNI di Venezuela. WNI diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Caracas,” tandas Amelia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya