Berita

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock

Bisnis

Indonesia Pasar Strategis dalam Peta Pariwisata Malaysia

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 04:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

 Penyelenggaraan MTEX Roadshow Indonesia 2026 yang digelar di Palembang dan Semarang pada 4-8 Januari 2026 makin mempererat kolaborasi sektor pariwisata antara Indonesia dan Malaysia.

Roadshow ini diinisiasi oleh Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Chapter Selangor bekerja sama dengan Tourism Malaysia, sebagai bagian dari strategi memperkuat arus wisata masuk (inbound tourism) ke Malaysia.

Chairman MATTA Selangor, Vijiya Khumar M Khrisnan, menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi penting bagi keberlanjutan industri pariwisata Malaysia.


“Malaysia dan Indonesia merupakan negara serumpun dengan hubungan yang sudah terjalin lama. Melalui MTEX, kami ingin memperkuat promosi paket wisata dua negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Khumar dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menambahkan, MTEX tidak hanya berfungsi sebagai ajang transaksi, tetapi juga sarana membangun kemitraan jangka panjang antarpelaku industri.

Sebanyak 19 seller asal Malaysia, termasuk Tourism Selangor yang bertemu langsung dengan 110 buyer dari Semarang -- terdiri dari agen perjalanan, online travel agent (OTA), asosiasi pariwisata, hingga media.

Dalam roadshow ini, Selangor tampil sebagai destinasi unggulan dengan berbagai ikon wisata internasional, seperti Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah (Masjid Biru), masjid terbesar di Asia Tenggara serta destinasi populer Batu Caves, Sky Mirror, dan beragam produk wisata alam maupun urban.

Untuk tahun 2026, Selangor menargetkan 9 juta kunjungan wisatawan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, tercatat 2,9 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia, menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua setelah Singapura.

Ketua DPD ASITA Sumsel, Feby Yoland Effendy, menilai MTEX sebagai ruang strategis bagi agen perjalanan Indonesia untuk memperbarui wawasan dan produk wisata.

“Industri travel agent harus terus beradaptasi. Melalui MTEX, pelaku usaha bisa mengenal lebih dalam produk unggulan Selangor dan peluang kerja sama yang tersedia,” kata Feby.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya