Berita

Presiden Prabowo Subianto di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Sindir Pakar yang Mengaku Paham Isi Pikirannya

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 22:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyindir sejumlah pakar dan pengamat yang dinilainya kerap mengarang isu serta seolah-olah paling memahami isi pikirannya. 

Sindiran tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam Perayaan Natal Nasional 2025, di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.

Prabowo mengaku kerap menemukan berbagai narasi spekulatif yang berkembang di ruang publik, khususnya melalui podcast dan diskusi publik, yang mengklaim mengetahui kondisi batin dan sikap politik dirinya.


“Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikiran Prabowo Subianto. Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin.

Ia menyebut, narasi yang dibangun para pakar tersebut sering kali tidak berdasar dan justru memicu kegaduhan. Menurut Prabowo, isu-isu seperti konflik internal yang dilekatkan kepadanya sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan.

“Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu dia. ‘Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo kemudian menekankan pentingnya persatuan nasional sebagai syarat utama Indonesia bisa menjadi negara maju dan sejahtera. 

“Pakar-pakar geopolitik mengatakan bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Tapi ada, ada syaratnya. Syaratnya apa? Terutama apabila elitnya bisa bekerja sama,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya