Berita

Presiden Prabowo Subianto di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Ungkap Hasil Lima Tahun Magang di Kabinet Jokowi

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pengalamannya selama lima tahun bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo menjadi bekal penting dalam memimpin Indonesia saat ini. 

Ia menjuluki periode tersebut sebagai masa “magang” sekaligus pembelajaran langsung di jantung kekuasaan eksekutif.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.


“Saya bersyukur saya mendapat kesempatan, saya diajak bergabung dalam pemerintah Presiden Joko Widodo selama lima tahun. Selama lima tahun saya masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. Jadi bagi saya lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran,” kata Prabowo.

Prabowo menuturkan, keikutsertaannya dalam kabinet Jokowi sejak 2019 memberinya kesempatan memahami secara langsung dinamika pengambilan keputusan dan pengelolaan pemerintahan. 

Ia juga mengenang keyakinannya bahwa sebagian besar menteri di kabinet Jokowi merupakan figur-figur yang layak diajak bekerja sama. Hal itulah yang mendorongnya masih mempekerjakan menteri-menteri tersebut hingga kini.

“Tapi saya waktu masuk ruang kabinet saya melihat dan saya katakan, seandainya saya menang sebagian besar kabinet itu pasti saya ajak membantu saya. Dan itu terbukti begitu saya jadi presiden ya banyak dari mereka yang saya ajak bergabung dalam Kabinet Merah Putih ini,” tegas Prabowo.

Ia menjelaskan, keputusan mempertahankan sejumlah menteri lama didasari kebutuhan akan kompetensi dan pengalaman dalam mengelola negara sebesar Indonesia. Prabowo menekankan bahwa pemerintahan harus diisi oleh putra-putri terbaik bangsa.

“Kenapa? Karena memimpin, mengelola, dan mengendalikan pemerintahan untuk sebuah negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik. Tidak bisa, tidak bisa kita sembarangan,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya