Berita

Ketua Badko HMI Sumatera Utara, Muhammad Yusril Mahendra Butar Butar. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Yusril: Indonesia Perlu Waspada Terhadap Dinamika Geopolitik Internasional

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat harus menjadi pelajaran bagi Indonesia dalam meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi setiap dinamika geopolitik internasional.

Ketua Badko HMI Sumatera Utara, Muhammad Yusril Mahendra Butar Butar menyampaikan bahwa Amerika Serikat sebagai kekuatan global secara konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang berorientasi pada kepentingan strategis nasionalnya. 

Oleh karena itu, kata dia, hubungan bilateral perlu dianalisis secara kritis dan objektif, dengan mempertimbangkan implikasinya terhadap kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, serta posisi strategis Indonesia di tingkat internasional.


"Pemerintah Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap bentuk kerja sama, perjanjian, dan kesepakatan strategis dengan Amerika Serikat," ujar Yusril dalam keterangan tertulis, Senin 5 Januari 2025.

Yusril menegaskan, prinsip politik luar negeri bebas dan aktif yang dianut Indonesia tidak boleh berhenti pada tataran normatif, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang independen dan berpihak pada kepentingan nasional.

Dia juga menekankan pentingnya perumusan kebijakan luar negeri yang berbasis kajian akademik, transparansi, serta partisipasi publik. 

"Pendekatan ini dinilai krusial agar Indonesia tidak terjebak dalam arsitektur geopolitik global yang berpotensi merugikan kepentingan jangka panjang bangsa," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya