Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

Dunia

Trump Ancam Luncurkan Serangan Lanjutan Jika Venezuela Membangkang

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 13:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan militer lanjutan ke Venezuela jika pemerintah sementara negara itu tidak mematuhi tuntutan Washington. 

Ia menyebut AS siap melakukan gelombang kedua operasi militer setelah penangkapan Presiden Nicolás Maduro.

Trump menegaskan bahwa AS saat ini berada dalam posisi mengendalikan situasi di Venezuela dan berfokus untuk memperbaiki kondisi negara tersebut. Ia mengatakan Washington tidak akan ragu menggunakan kekuatan militer kembali jika dianggap perlu. 


“Jika mereka tidak berperilaku, kami akan melakukan serangan kedua terhadap Venezuela,” kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Senin, 5 Januari 2026.

Menurut Trump, militer AS sebenarnya sudah siap melancarkan operasi lanjutan, namun untuk sementara ditahan. Meski begitu, ia menegaskan opsi tersebut tetap terbuka. 

“Kami siap untuk gelombang kedua, semuanya sudah disiapkan, tetapi saya rasa kami tidak akan membutuhkannya,” ujarnya.

Trump juga mengungkapkan adanya kerusakan pada satu helikopter AS selama operasi berlangsung. Namun ia memastikan seluruh personel berhasil dievakuasi dengan selamat. 

“Tidak ada yang tewas,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa prajurit yang terluka dalam kondisi baik.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Venezuela sebagai negara yang runtuh akibat salah kelola selama bertahun-tahun. Ia kembali menekankan tuntutan AS untuk memperoleh akses penuh terhadap sumber daya energi Venezuela. 

“Minyaknya mengalir pada tingkat yang sangat rendah. Kami membutuhkan akses penuh ke minyak dan sumber daya lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, para pemimpin militer dan pemerintah Venezuela menuntut pemulangan Maduro dan menuduh AS melakukan agresi. Meski demikian, mereka menyatakan tetap mendukung Delcy Rodríguez sebagai pemimpin sementara di tengah krisis politik yang berlangsung.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya