Berita

Penduduk Tiongkok (Foto: China Briefing)

Dunia

Tiongkok Diproyeksi Kehilangan 3,2 Juta Penduduk pada 2026

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 10:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tiongkok diperkirakan mulai mengalami penurunan jumlah penduduk yang signifikan pada 2026. 

Berdasarkan proyeksi terbaru PBB, jumlah penduduk negara tersebut pada 2026 diproyeksikan berkurang sekitar 3,2 juta jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menandai awal dari fase penyusutan populasi jangka panjang yang berpotensi membawa dampak luas bagi ekonomi dan stabilitas sosial.


"Pada tahun 2026, populasi Tiongkok akan berkurang sekitar 3,2 juta jiwa dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah yang setara dengan populasi negara bagian Arkansas (AS),” demikian bunyi laporan tersebut, seperti dikutip dari Newsweek, Minggu, 4 Januari 2025.

Penurunan dipicu oleh terus merosotnya angka kelahiran yang menyebabkan populasi menyusut sekaligus menua. Kondisi tersebut berdampak langsung pada struktur ekonomi nasional. 

Situasi ini mengakibatkan semakin sedikit tenaga kerja yang harus menopang semakin banyak penduduk usia lanjut, sehingga berpotensi menyeret pertumbuhan ekonomi, membebani sistem pensiun dan layanan kesehatan, serta menghambat stabilitas fiskal dan inovasi jangka panjang.

Selama beberapa dekade, Tiongkok dikenal sebagai negara dengan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Bahkan hingga awal 2000-an, negara tersebut masih menambah jutaan penduduk setiap tahun, yang menjadi pendorong kuat pertumbuhan ekonomi. 

Namun, tren tersebut berubah seiring penerapan kebijakan satu anak yang diberlakukan sejak 1979 selama lebih dari 30 tahun.

Dalam laporannya, PBB mencatat bahwa pemerintah Tiongkok kemudian melonggarkan kebijakan tersebut secara bertahap.

Seperti aturan satu anak diubah menjadi kebijakan dua anak pada 2015, kemudian menjadi kebijakan tiga anak pada 2021, sebelum seluruh pembatasan kelahiran dihapus pada Juli 2021. Namun, perubahan kebijakan ini dinilai datang terlambat.

Penurunan populasi pada 2026 diperkirakan hanya menjadi permulaan. Pada 2030, jumlah penduduk Tiongkok diproyeksikan berkurang sekitar 17,9 juta jiwa dibandingkan 2025. 

Dalam jangka lebih panjang, PBB memperkirakan total penurunan populasi dapat mencapai sekitar 140 juta orang pada 2050 dan meningkat drastis hingga sekitar 760 juta orang pada 2100.

Menghadapi tren tersebut, pemerintah Tiongkok telah meluncurkan berbagai kebijakan untuk mendorong angka kelahiran, mulai dari subsidi pengasuhan anak hingga insentif tunai bagi keluarga. Namun, efektivitas kebijakan tersebut masih dipertanyakan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya