Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Rekan Indonesia:

Super Flu Virus Terlalu Dibesar-besarkan

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 06:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus influenza A (H3N2) atau super flu sudah menyebar di Indonesia merupakan penyakit yang dibingkai secara berlebihan melalui narasi alarmistik.

“Ini penyakit biasa yang kemudian diamplifikasi. Bukan hanya oleh media, tetapi juga oleh ekosistem teknologi dan komunikasi yang bekerja hari ini,” kata Ketua Umum Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia, Agung Nugroho dalam keterangannya, Minggu 4 Januari 2026.

Agung menduga, paparan teknologi tertentu ikut berkontribusi dalam memperberat dampak penyakit di masyarakat. Ia menyebut gelombang 5G sebagai faktor yang menurutnya, perlu dikaji lebih terbuka.


“Ada indikasi gelombang elektromagnetik memperburuk kondisi tubuh yang sudah rentan. Namun, pembahasan ini selalu dihindari,” kata Agung.

Agung mempertanyakan arah diskursus publik yang dinilai terus berfokus pada gejala penyakit, sementara sumber persoalan yang lebih mendasar tidak pernah dibuka. Ia menyinggung praktik chemtrail dan geo-engineering sebagai isu yang, menurutnya, kerap dikesampingkan.

“Begitu disebut, langsung dilabeli teori konspirasi. Padahal yang dibutuhkan adalah keterbukaan kajian, bukan pembungkaman,” kata Agung.

Agung juga menyinggung kondisi kesehatan sebagian masyarakat pascaprogram vaksinasi massal. Menurut dia, terdapat kelompok yang mengalami penurunan daya tahan tubuh setelah vaksinasi, namun isu tersebut jarang mendapat ruang diskusi yang proporsional.

“Ini pengalaman empiris di lapangan, tetapi tidak pernah sungguh-sungguh dibahas,” kata Agung.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya