Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Khofifah: Alhamdulillah Jawa Timur Dikuatkan oleh Para Ulama

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 02:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan peran ulama, pondok pesantren dan Umara' sebagai pilar kekuatan Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Khotmil Qur'an dan Istighotsah Kubro ke-10 Yayasan Mabin An-Nahdliyah Langitan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, beberapa waktu lalu.

"Panjenengan semua, ustadz, ustadzah dan guru-guru TPQ An-Nahdliyah Langitan, Insya Allah akan jadi pilar kekuatan dunia akhirat. Alhamdulillah, kita bersyukur karena Jawa Timur dikuatkan oleh pesantren dan oleh para ulama," tegas Khofifah dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat malam, 2 Januari 2026.


"Jawa Timur, Alhamdulillah selalu dijaga dari berbagai hal dan dikuatkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan Al-Qur'an. Sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkan. Insya Allah, panjenengan telah mengikuti jejak-jejak ini," lanjutnya.

Gubernur Khofifah menyampaikan Langitan telah lama menjadi  pusat kepondokpesantrenan di Jawa Timur. Bahkan, Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, disebutnya sering berbicara tentang pengasuh generasi keenam Pondok Pesantren Langitan KH. Abdullah Faqih yang dikenal sebagai Kyai Khos NU.

"Gus Dur sangat sering menyebut Kyai Khos dan kemudian episentrumnya ada di Langitan. Saya rasa, kita semua rindu beliau karena sering menjadi referensi jika ada masalah-masalah. Baik masalah kebangsaan, kenegaraan, maupun keumatan," terangnya.

Dirinya mengatakan, kehadiran ulama dan pondok pesantren senantiasa memberikan cahaya untuk Jawa Timur. Cahaya ini diperkuat dengan cerita seorang tokoh ulama terkemuka dari Universitas Al-Azhar Mesir, Syaikh Muhammad Abdusshomad Mehanna.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya