Berita

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani. (Foto: YouTube Ahmad Yani)

Politik

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 23:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Masyumi menuntut reformasi sistem Pemilu untuk menghilangkan praktik politik uang yang disebabkan karena lemahnya integritas dari para calon pemimpin. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani dalam pernyataan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Masyumi mengenai "Integritas Bangsa: Selamatkan Indonesia dari Disintegrasi dan Cengkeraman Oligarki".

"Partai Masyumi meyakini bahwa integritas yang lemah adalah produk politik biaya tinggi (high-cost politics) yang menyuburkan 'politik ijon'," kata Ahmad Yani dalam keterangan tertulis yang diterima RMOL di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.


Ia mengatakan para calon pemimpin eksekutif dan legislatif menggadaikan kewenangan masa depannya pada para pemodal atau oligarki dengan membiayai kontestasi mereka.

Akibatnya, lanjut dia, lahirlah kebijakan publik yang bias. Pejabat terpilih tidak lagi bekerja untuk rakyat tetapi mengabdi pada oligarki.

"Sumber daya alam dieksploitasi untuk kepentingan segelintir orang, sementara aspirasi rakyat diabaikan. Ini pembajakan negara (state capture), yang membuat pembangunan timpang dan pemberantasan korupsi menjadi mustahil," tandas Ahmad Yani.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya