Berita

Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2025 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Buka Pintu Bantuan Bencana, Syaratnya Harus Ikhlas dan Jelas

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 16:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terbuka terhadap bantuan dari berbagai pihak dalam penanganan bencana. 

Namun, ia menekankan bahwa setiap bantuan harus diberikan secara ikhlas serta melalui mekanisme dan prosedur yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Desember 2025. 


Menurutnya, bantuan yang datang dengan niat tulus akan sangat membantu upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

“Jadi tadi saya sampaikan kepada pihak yang memberi sumbangan silakan, monggo. Bikin surat, saya ingin menyumbang ini nanti kita dilaporkan ke pemerintah pusat nanti kita yang akan salurkan,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, bantuan dapat disalurkan melalui mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

Ia membuka kemungkinan dibukanya rekening khusus dana bantuan pascabencana oleh pemerintah daerah agar penyaluran bantuan berjalan transparan dan tertib.

“Kita kalau bantuan ikhlas dan tulus dan nanti kita serahkan nanti mekanisme kita serahkan mungkin apakah nanti Gubernur Provinsi Aceh, Sumatera Barat Sumatera Utara mungkin membuka rekening apa gitu kan mungkin dana bantuan pascabencana dibuka yang mau kirim langsung silakan, dari dalam negeri memberi sumbangan silakan ya kan,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap berhati-hati dalam menerima bantuan. Pengalaman sebelumnya menunjukkan adanya bantuan yang pada akhirnya disertai tuntutan tertentu.

“Kita tidak menolak bantuan hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas ya kan dan harus ikhlas karena kita mengalami, pernah dibantu-dibantu akhirnya ujungnya ada juga ya kan yang menagih,” tegas Prabowo.

Kendati demikian, Presiden menekankan pentingnya tetap berpikir positif dan fokus pada langkah cepat untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana.

“Tapi kita harus berpikir positif yang penting kita secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di manapun itu tujuan kita,” pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya