Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, saat mengisi kuliah umum di Gedung AAC Dayan Dawood, USK Banda Aceh

Politik

Tahun Baru Momentum Bangkit Membangun Negeri

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tahun Baru 2026 harus menjadi momentum untuk bangkit dan bersatu mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik. 

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan di tengah berbagai tantangan yang ada saat ini, RI membutuhkan semangat untuk bangkit mengatasi beragam rintangan yang menghadang.

"Fondasi menuju Indonesia Emas 2045 harus terus diperkuat melalui penerapan nilai-nilai kebangsaan seperti persatuan dan semangat gotong royong, pembangunan SDM unggul, penguasaan teknologi, serta pembenahan infrastruktur yang merata di tanah air," katanya, Rabu, 31 Desember 2025. 


Terlebih di tahun 2026 diprediksi terdapat sejumlah tantangan. Mulai dari krisis iklim, ancaman disinformasi, intoleransi dan sebagainya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan, suhu rata-rata nasional dapat meningkat lebih dari 1,3 °C pada periode 2020–2049. Fenomena suhu tinggi ekstrem yang terjadi pada 2023–2025 merupakan bukti nyata bahwa dinamika iklim dan cuaca memicu beragam krisis lingkungan yang berdampak bencana di tanah air. 

"Akibatnya, krisis iklim di Indonesia juga berdampak ke berbagai sektor vital nasional seperti pangan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan," ungkapnya. 

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa krisis iklim yang berdampak multidimensi itu harus mendapatkan perhatian serius semua pihak dan segera diantisipasi bersama. 

Karena, walaupun catatan Indeks Persatuan Kebangsaan yang dirilis Kementerian Dalam Negeri mengindikasikan tingkat kohesi sosial cukup baik (skor 78,5 dari 100), capaian itu masih rentan terhadap polarisasi politik pasca-Pemilu 2024. 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, momentum perayaan Tahun Baru kali ini dapat membangkitkan optimisme setiap anak bangsa untuk bangkit dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya