Berita

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana (kanan). (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Legislator PDIP:

Generasi Z dan Alfa Berperan Penting Memutus Politik Transaksional

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 17:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Literasi politik yang holistik sangat diperlukan di tengah wacana pilkada tidak langsung yang kembali menguat baru-baru ini.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana dalam kegiatan pembagian bantuan buku ke sejumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kabupaten Lebak, Banten, yang dihadiri pelajar SMP dan SMA, yang diselenggarakan di Perpustakaan Saidjah Adinda, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Selasa, 30 Desember 2025.

Bonnie menilai rendahnya literasi politik membuat masyarakat rentan disalahkan dalam praktik politik uang, padahal persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada rakyat. 


Menurutnya, literasi politik menjadi kunci agar publik mampu menilai kualitas pemimpin secara rasional, bukan berdasarkan imbalan materi.

“Literasi budaya penting, literasi digital penting, literasi politik juga penting. Saat ini isu pilkada tidak langsung sedang ramai. Alasannya demi efisiensi anggaran. Ada pro dan kontra,” kata Bonnie.

Penggagas Museum Multatuli ini menjelaskan, dalam demokrasi yang sehat, pemimpin seharusnya dipilih berdasarkan kemampuan, integritas, dan komitmen, bukan karena besarnya uang yang dibagikan. Namun, kondisi tersebut sulit terwujud jika literasi politik masyarakat masih rendah.

“Kalau literasi politik rendah, siapa yang membayar paling banyak, dia yang dipilih. Setelah itu, rakyat ditinggalkan,” ujarnya.

Legislator Fraksi PDIP ini juga menolak anggapan bahwa rakyat adalah pihak yang harus disalahkan dalam praktik politik uang. Menurutnya, yang seharusnya dikritisi adalah pihak-pihak yang membawa dan membagikan uang dalam kontestasi politik.

“Sering kali rakyat disalahkan karena politik uang. Padahal rakyat tidak bisa disalahkan. Yang membawa dan membagikan uang justru tidak pernah dipersoalkan,” jelasnya.

Bonnie mengingatkan bahwa uang yang diterima masyarakat dalam praktik politik uang nilainya relatif kecil, tetapi dampaknya sangat besar terhadap masa depan demokrasi. 

“Uang yang diterima pun kecil, Rp50 ribu, Rp100 ribu, tetapi itu menggadaikan masa depan bangsa,” ujarnya.

Dalam konteks itu, Bonnie menilai generasi Z dan alfa memiliki peran penting untuk memutus rantai politik transaksional melalui peningkatan literasi. Dia mendorong pelajar untuk memperkuat kebiasaan membaca dan memanfaatkan perpustakaan serta TBM sebagai ruang belajar kritis.

“Kalian harus lebih kritis, lebih cerdas, dan lebih berpengetahuan. Caranya bagaimana? Membaca buku,” tegas dia.

Bonnie pun optimistis generasi muda ke depan akan lebih kritis dalam menyikapi isu-isu politik, termasuk wacana pilkada tidak langsung. 

Masih kata dia, budaya membaca akan membantu generasi muda memilah informasi, memahami persoalan demokrasi, dan menentukan sikap politik secara sadar.

“Dengan membaca, kita menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” tandasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya