Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Terkoreksi Jelang Akhir Tahun

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 08:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah dua hari jelang berakhirnya tahun 2025.

Tekanan datang terutama dari saham-saham teknologi besar yang sebelumnya mendorong indeks ke level tertinggi sepanjang sejarah.

Dikutip dari Reuters, Selasa 30 Desember 2025, pada penutupan perdagangan Senin, Dow Jones turun 0,51 persen, S&P 500 melemah 0,35 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,50 persen. Penurunan ini terjadi setelah investor mulai mengambil untung, terutama di saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI), menjelang libur Tahun Baru.


Sektor teknologi menjadi beban utama pasar. Saham Nvidia turun 1,2 persen, sementara Palantir Technologies merosot 2,4 persen. Koreksi ini menekan indeks S&P 500 setelah reli kuat pekan lalu yang sempat membawa indeks tersebut ke rekor tertinggi.

Tekanan juga datang dari saham Tesla, yang turun 3,3 persen setelah mencetak rekor harga pekan lalu. Penurunan Tesla turut membebani sektor barang konsumsi non-primer. Sementara itu, saham-saham material ikut melemah seiring turunnya harga emas dan perak setelah reli kuat sebelumnya.

Sebaliknya, saham sektor energi justru menguat hampir 1 persen, mengikuti kenaikan harga minyak sekitar 2 persen. Di sisi lain, saham perbankan terkoreksi setelah mencatat reli panjang sepanjang tahun ini. Citigroup, yang tahun ini sudah naik hampir 68 persen, turun 1,9 persen pada perdagangan Senin.

Meski pasar melemah, tren jangka panjang masih positif. Ketiga indeks utama AS masih berada di jalur mencatat kenaikan dua digit sepanjang 2025 dan diperkirakan menutup tahun dengan kinerja tahunan positif untuk tahun ketiga berturut-turut. Optimisme investor masih ditopang oleh prospek AI, potensi penurunan suku bunga, dan ketahanan ekonomi AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya