Berita

Polisi mengevakuasi mayat korban pembunuhan di Jalan Simpang Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. (Foto: Istimewa)

Presisi

Gegara Minta Duit Tak Diberi, Kekasih Bunuh Remaja Putri

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 04:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang siswi SMP Zahra Rahmadhani (15), tewas dibunuh kekasihnya, berinisial AH (15). Jasad korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Simpang Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Minggu sore, 28 Desember 2025 sekira pukul 17.00 WIB.

AH dibekuk beberapa jam setelah membunuh korban di sebuah rumah di kawasan Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan.

"Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif,” kata Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba dikutip dari RMOLSumut, Selasa 30 Desember 2025.


Menurut Verry, identitas pelaku terungkap setelah penyidik memadukan keterangan saksi dan temuan barang bukti di lokasi kejadian. Dari hasil pendalaman, polisi juga menemukan adanya komunikasi sebelumnya antara korban dan pelaku.

Motif pembunuhan diduga berawal dari persoalan pribadi. Korban disebut meminta uang kepada pelaku. Permintaan itu memicu pertengkaran hingga berujung pada kekerasan yang merenggut nyawa korban.

“Detailnya masih dikembangkan penyidik, termasuk kemungkinan adanya persoalan lain di balik peristiwa ini,” kata Verry.

Pelaku telah mengakui perbuatannya di hadapan penyidik. Polisi kini melengkapi berkas perkara dan memeriksa sejumlah saksi tambahan untuk menguatkan konstruksi hukum.

Sementara itu, keluarga korban meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum setimpal. Polisi memastikan proses hukum berjalan transparan.

“Proses pembuktian terus berjalan, mulai dari olah TKP, autopsi, hingga pemeriksaan saksi-saksi. Kami pastikan kasus ini ditangani serius,” kata Verry.

Dengan tertangkapnya pelaku, penyidikan berlanjut pada pendalaman motif, rekonstruksi, dan pemeriksaan psikologis mengingat kedua pihak masih di bawah umur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya