Berita

Cuplikan video klip 'Republik Fufufafa'. (Foto: YouTube Musik Slank)

Nusantara

Slank Comeback ke Jati Diri Rilis Lagu ‘Republik Fufufafa’

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Grup band ternama di tanah air Slank baru-baru ini merilis lagu berjudul Republik Fufufafa. Lirik dalam lagu itu jelas merupakan sindiran keras terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Padahal sejak 2014, grup band yang digawangi Kaka, Bimbim, Ivanka, Abdee dan Ridho ini termasuk pendukung garis keras Jokowi.

Baru sehari dirilis di kanal YouTube Musik Slank, postingan video klip itu sudah ditonton lebih dari 300 ribu. Dalam postingan video klip tersebut seluruh personel merias wajahnya dengan tengkorak.


Salah satu adegan menampilkan sebuah kekuasaan raja dengan para oligarki sedang berbincang di meja makan. 

Unggahan itu pun langsung banjir komentar netizen. Mayoritas memberikan dukungannya pada grup band yang berdiri sejak 1983 itu.   

“Comeback yang benar" Comeback slank mantap rindu slank kaya gini,” tulis akun @RifaniMuhammad-s7p4f.

“Ini baru slank yg aku kenal,yg gk berpihak kepada penguasa,semoga tetap begini..” tulis pemilik akun @eenfatimah74.

“penutup tahun 2025 dengan REPUBLIK FUFUFAFA,” timpal akun @koharkrishna.

“Ini baru Slank. Jujur, sangar, dan liar,” tukas akun @ferrynoviandi1262.


Berikut lirik lagu Republik Fufufafa:

Aku lahir di negri kacau balau
Orang-orangnya pada sakau sakau
Sakau kuasa sakau narkoba
Sakau oiui ooai dan sakau berjudi
 
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa
Republik fufufafa
 
Negri stunting dan kurang gizi
IQ rata-rata setara dengan monkey
Pada gak sopan juga kurang ajar
Pada sok tahu dan juga belagu
 
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa
Republik fufufafa
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa republik
Fufufafa

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya