Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Kemanusiaan Itu Universal, Bantuan Asing untuk Sumatera Sebaiknya Dibuka

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP merespons sikap pemerintah yang menutup dan mengembalikan bantuan asing bagi korban bencana alam di Sumatera.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menekankan bahwa prinsip kemanusiaan bersifat universal dan tidak dibatasi oleh sekat-sekat negara. 

Ketika terjadi bencana yang menimpa warga dunia, kata dia, solidaritas kemanusiaan seharusnya menjadi landasan utama dalam merespons bantuan.


“Sebenarnya kemanusiaan itu universal. Kemanusiaan itu tidak berbicara tentang negara,” ujar Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin, 29 Desember 2025. 

Hasto pun mengingatkan, Indonesia selama ini juga aktif memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara-negara lain ketika rakyatnya menjadi korban bencana. Oleh karena itu, sikap saling membantu semestinya dijalankan secara timbal balik.

“Ketika ada warga dunia yang menjadi korban, Indonesia juga aktif membantu. Nah, sehingga berbagai pintu-pintu kemanusiaan dari bangsa-bangsa lain itu juga sebaiknya dari apa yang dilaporkan dari tim relawan kami, itu sebaiknya untuk dapat dibuka,” tegasnya.

Hasto menambahkan, berdasarkan laporan tim relawan PDIP di lapangan, bantuan asing masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana di Sumatera.

“Karena Indonesia juga aktif memberikan bantuan-bantuan ke negara-negara lain ketika rakyatnya menjadi korban. Jadi universal sifatnya, tidak mengenal batas karena itu muncul dari hati nurani,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya