Berita

Petugas polisi berjaga di lokasi penusukan di Pabrik ban Yokohama di Mishima, Jumat, 26 Desember 2025. (Foto: Kyodo News)

Dunia

Mantan Karyawan Serang Pabrik Pakai Cairan Kimia

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 21:52 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penyerangan brutal terjadi di pabrik ban Yokohama Rubber Co. di Kota Mishima, Jepang, pada Jumat, 26 Desember 2025.

Kejadian bermula saat seorang pria bersenjata pisau menyerang para pekerja dan melemparkan cairan kimia yang diduga pemutih.

Dinas Pemadam Kebakaran Fujisan Nanto menyebut delapan orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka tusuk, sementara tujuh lainnya mengalami luka akibat paparan cairan pemutih.


"Kelima belas orang tersebut dilarikan ke rumah sakit," katanya, dikutip Sabtu, 27 Desember 2025.

Polisi Prefektur Shizuoka telah menangkap terduga pelaku di tempat kejadian. Melansir Kyodo, tersangka diduga merupakan mantan karyawan pabrik tersebut.

Pabrik itu diketahui mempekerjakan hampir 1.000 pekerja dan memproduksi ban kendaraan.

Hingga kini, polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya