Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nusantara

Ekonomi Masyarakat Bergerak Lewat Program MBG

SABTU, 27 DESEMBER 2025 | 00:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta seluruh jajarannya sepanjang tahun 2025 dinilai menunjukkan capaian signifikan dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian dari tingkat bawah.

Ketua Umum DPP Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI), Dedi Siregar mengatakan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berhasil menciptakan efek ekonomi yang luas dan berkelanjutan.

“Sepanjang 2025, Program MBG menyerap anggaran besar yang sebagian besar dialokasikan untuk pembelian bahan pangan dari produsen dalam negeri,” ujar Dedi dalam keterangannya, Jumat 26 Desember 2025.


Ia menjelaskan, sekitar 70 persen anggaran Program MBG digunakan untuk pengadaan bahan baku pangan. Kebijakan tersebut secara langsung melibatkan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM pangan, serta jaringan distribusi lokal di berbagai daerah.

“Hal ini mendorong peningkatan permintaan, memperkuat daya beli, dan menghidupkan roda ekonomi masyarakat,” kata Dedi.

Dedi menilai capaian BGN sepanjang 2025 membuktikan bahwa kebijakan pemenuhan gizi dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat. Program MBG disebut sebagai wujud kehadiran negara yang tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga membuka peluang ekonomi nyata.

Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Program MBG tercatat telah melayani sekitar 55 juta penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

Dalam pelaksanaannya, Program MBG mengelola anggaran sekitar Rp850 miliar per hari, dengan sekitar 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku pangan.

“Petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM pangan, hingga relawan di lapangan ikut merasakan dampak positifnya,” kata Dedi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya