Berita

Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian (Foo: Fraksi Golkar)

Politik

Refleksi 2025, Komisi X DPR: Pendidikan di Wilayah Bencana Harus Tetap Berjalan

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR RI mendorong agar layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana Sumatera tidak boleh terhenti dan harus tetap berjalan secara efektif, termasuk sejak masa tanggap darurat.

Menjelang akhir 2025, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan refleksi atas perjalanan kebijakan pendidikan nasional. 

Secara umum, Hetifah mengapresiasi berbagai program strategis pemerintah sepanjang tahun ini yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, memperluas akses, serta memperkuat kesejahteraan pendidik.


“Sebagai Ketua Komisi X DPR RI, saya mengapresiasi berbagai upaya tersebut. Namun, apresiasi harus selalu disertai evaluasi yang kritis agar kebijakan pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan zaman dan keadilan sosial,” ujar Hetifah dalam keterangannya, Jumat, 26 Desember 2025.

Legislator Fraksi Golkar itu pun menyoroti penanganan pendidikan di wilayah terdampak bencana pada akhir 2025 yang dinilainya menjadi pelajaran penting bagi pembenahan ke depan.

Menurutnya, pengalaman penanganan pendidikan di wilayah terdampak bencana di akhir tahun 2025 juga memberikan pelajaran penting. 

“Pendidikan tidak boleh menunggu situasi benar-benar pulih. Ia harus hadir sejak masa tanggap darurat sebagai kebutuhan dasar. Respons yang lebih cepat, terukur, dan terkoordinasi perlu menjadi standar baru ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hetifah menyebut tahun 2026 sebagai momentum strategis pembaruan regulasi pendidikan melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Akhirnya, saya melihat 2026 sebagai momentum penting pembaruan regulasi pendidikan melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas),” katanya.

Ia berharap pendekatan kodifikasi yang sedang disiapkan diharapkan mampu menyederhanakan regulasi, memperkuat pelindungan dan kesejahteraan guru, serta menjamin pendanaan pendidikan.

Sebab, kata Hetifah, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bangsa yang menuntut komitmen moral dan politik berkelanjutan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Evaluasi atas 2025 dan harapan untuk 2026 bukan semata catatan administratif, melainkan komitmen moral dan politik untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan yang bermutu, aman, dan berkeadilan,” ujarnya.

Atas dasar itu, ditegaskan Hetifah, Komisi X DPR RI akan terus mengawal agenda ini dengan keberpihakan yang jelas dan tanggung jawab penuh kepada masa depan Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya