Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

China Temukan Harta Karun 100 Juta Ton Minyak di Laut Bohai

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 12:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan energi milik negara China, China National Offshore Oil Corp (CNOOC), mengumumkan penemuan ladang minyak baru dengan cadangan sekitar 100 juta ton di Laut Bohai. 

Dikutip dari Global Times, Kamis 25 Desember 2025, ladang ini diberi nama Qinhuangdao 29-6 dan berada di formasi Neogen dangkal di wilayah laut utara China.

Penemuan ini menjadi yang ketujuh berturut-turut sejak 2019 dengan skala cadangan serupa di Ladang Minyak Bohai, yang merupakan basis produksi minyak mentah terbesar China. CNOOC menyebut temuan itu sebagai langkah penting untuk memperkuat cadangan minyak dan gas lepas pantai sekaligus menjaga keamanan energi nasional.


Ladang Minyak Qinhuangdao 29-6 terletak di bagian tengah Laut Bohai. Uji produksi menunjukkan satu sumur di ladang ini mampu menghasilkan sekitar 370 ton minyak mentah per hari, menandakan potensi eksplorasi yang sangat menjanjikan. Ladang ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya, termasuk penemuan besar Qinhuangdao 27-3 dalam beberapa tahun terakhir.

"Keberhasilan ini didorong oleh inovasi dalam pemahaman migrasi dan akumulasi hidrokarbon di zona lereng dangkal," kata pejabat CNOOC, menambahkan bahwa selama ini, wilayah lereng dianggap hanya sebagai jalur pergerakan minyak dan gas, bukan tempat penumpukan utama.

Penemuan terbaru ini menantang pandangan lama tersebut dan membuka peluang eksplorasi baru yang signifikan.

"Penemuan ini menunjukkan ketahanan dan kemampuan inovatif China dalam eksplorasi energi domestik," kata Direktur Pusat Penelitian Ekonomi Energi China di Universitas Xiamen, Lin Boqiang.

Menurutnya, di tengah transisi energi global, peningkatan cadangan dan produksi minyak tetap penting untuk menyeimbangkan kebutuhan energi jangka pendek dengan pembangunan berkelanjutan jangka panjang.

Sebelumnya, CNOOC melaporkan bahwa Ladang Minyak Bohai menghasilkan lebih dari 40 juta ton setara minyak sepanjang 2025, mencetak rekor baru. Saat ini, kawasan Bohai mencakup lebih dari 60 ladang minyak dan gas aktif dengan total produksi minyak mentah kumulatif yang telah melampaui 600 juta ton.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya