Berita

Kericuhan di Parlemen Turki, Minggu, 21 Desember 2025. (Foto: AFP)

Dunia

Sidang Parlemen Turki Ricuh saat Bahas Anggaran Negara

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 03:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Rapat hari terakhir pembahasan anggaran negara di Majelis Nasional Agung Turki berujung ricuh.

Anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dan Partai Rakyat Republik (CHP) terlibat baku hantam pada Minggu, 21 Desember 2025.

Keributan terjadi di tengah sidang pengesahan anggaran pemerintah pusat 2026, saat perdebatan politik berubah menjadi konfrontasi fisik dan memaksa pimpinan parlemen menunda rapat sementara.


Dilansir dari Reuters, Rabu, 24 Desember 2025, perkelahian bermula dari adu pukul antara dua anggota parlemen AK dan CHP, sebelum meluas ketika legislator lain ikut terlibat. 

Insiden dipicu pernyataan Mustafa Varank dari Partai AK yang menyasar Ketua CHP Özgür Özel dalam pembahasan anggaran, khususnya terkait foto-foto di makam mendiang anggota parlemen asal Tunceli, Kamer Genç.

Wakil Ketua Fraksi CHP Gökhan Günaydn kemudian merespons dari podium dengan menuding Partai AK sengaja memancing kontroversi di tengah agenda krusial anggaran. 

Adu argumen kian memanas hingga menyentuh isu warisan Mustafa Kemal Atatürk, sebelum berujung saling dorong dan baku pukul selama sekitar 10 menit.

Ketua DPR Turki Numan Kurtulmus sempat menunda rapat akibat keributan tersebut. Sidang kemudian dilanjutkan hingga Rancangan Undang-Undang Anggaran Pemerintah Pusat 2026 disahkan dengan perolehan suara 320 berbanding 249, sementara laporan pertanggungjawaban keuangan 2024 disetujui dengan suara 316 berbanding 247.

"Saya berharap Rancangan Undang-Undang Anggaran Pemerintah Pusat 2026, yang disahkan Majelis Nasional Agung Turki malam ini, membawa kebaikan bagi negara, bangsa, dan perekonomian kita." tulis Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan via X, dikutip Rabu, 24 Desember 2025.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya