Berita

Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Foto: Kemlu RI)

Politik

Kemlu Laporkan Aksi Pelecehan Bendera RI oleh Bonnie Blue ke Otoritas Inggris

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 12:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan aksi pelecehan terhadap bendera Merah Putih yang dilakukan pemain film dewasa Bonnie Blue di depan gedung KBRI London kepada otoritas Inggris.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam pernyataan video di Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025, menyampaikan bahwa pemerintah menyesalkan tindakan tidak pantas tersebut, terlebih karena videonya beredar luas di media sosial.

Ia menekankan bahwa bendera Merah Putih merupakan simbol kedaulatan, kehormatan, dan identitas bangsa yang wajib dihormati oleh siapa pun dan di mana pun. 


“Perlu kami tegaskan bahwa bendera Merah Putih adalah simbol kedaulatan, kehormatan, dan identitas bangsa Indonesia,” tegasnya.

Menurut Jubir, KBRI London telah melaporkan aksi pelecehan yang dilakukan Bonnie Blue kepada Kementerian Luar Negeri Inggris dan Kepolisian London agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“KBRI London telah menyampaikan pengaduan resmi kepada otoritas terkait di Inggris termasuk Kementerian Luar Negeri Inggris dan Kepolisian Setempat untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan hukum, prosedur, dan kewenangan yang berlaku di Inggris,” kata Yvonne.

Kemlu RI menekankan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh disalahgunakan untuk merendahkan atau menghina simbol negara lain.

"Kebebasan berekspresi tidak dapat digunakan sebagai pembenaran untuk merendahkan simbol negara lain atau mencederai prinsip saling menghormati dalam hubungan antar negara," tegasnya.

Terakhir, Yvonne mengingatkan agar publik menyikapi isu tersebut secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat memperkeruh suasana.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya