Berita

Ilustrasi (Ertificial Inteligence)

Bisnis

Wall Street Menghijau: Ekonomi AS Bawa S&P 500 Cetak Rekor

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, menutup perdagangan Selasa 23 Desember 2025 waktu setempat dengan hasil yang gemilang. 

Indeks S&P 500 berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, diikuti oleh penguatan pada indeks Dow Jones dan Nasdaq.

Pendorong utama gairah pasar kali ini adalah data pertumbuhan ekonomi (PDB) AS kuartal ketiga yang mencapai 4,3 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan para ekonom (3,3 persen) dan didominasi oleh kuatnya belanja konsumen. 


Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 79,73 poin atau 0,16 persen menjadi 48.442,41, S&P 500 menguat 31,30 poin atau 0,46 persen ke posisi 6.909,79, sementara Nasdaq Composite Index bertambah 133,02 poin atau 0,57 persen jadi 23.561,84

Meski kabar ini sangat positif bagi ekonomi, pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral (The Fed) pada Januari mendatang akan semakin kecil.

Saham-saham berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi motor penggerak setelah sempat lesu pekan lalu. Saham Nvidia memimpin kenaikan dengan lonjakan 3 persen. Saham Amazon dan Alphabet (Google) juga menguat lebih dari 1 persen.

Saham tambang Freeport-McMoRan ikut melesat 2,5 persen berkat rekor harga tembaga.

Di tengah volume perdagangan yang mulai menipis menjelang libur Natal, para investor mulai berharap pada fenomena Santa Claus Rally, sebuah tren musiman di mana harga saham cenderung naik di hari-hari terakhir bulan Desember hingga awal Januari.

Meski indeks utama menguat, ada sedikit kontras pada data lapangan kerja dan kepercayaan konsumen yang mulai menunjukkan kekhawatiran. Beberapa sektor seperti konsumsi (McDonald's dan Walmart) justru mengalami tekanan karena suku bunga yang diprediksi tetap tinggi dalam waktu dekat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya