Berita

Ketua DKPP Heddy Lugito dalam Diskusi Terbatas Penguatan Lembaga Kode Etik, yang digelar di kantor DKPP RI, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Desember 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

DKPP Anggap Ideal Penambahan Komposisi Komisioner Penyelenggara Pemilu

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 00:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Usulan penambahan jumlah komisioner tiga lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) dianggap ideal oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua DKPP Heddy Lugito dalam Diskusi Terbatas Penguatan Lembaga Kode Etik, yang digelar di kantor DKPP, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Desember 2025. 

Heddy Lugito merespons positif rekomendasi yang disampaikan Direktur Ideologi Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas, Nuzula Anggeraini dalam diskusi.


"Itu menurut saya komposisi yang sangat ideal. Menurut saya ya," ujar dia.

Heddy memandang, poin rekomendasi yang disampaikan PPN/Bappenas yang mengusulkan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan DKPP menjadi 9 orang, sesuai dengan perkembangan realitas kepemiluan di lapangan. 

"Jadi lepas siapapun (yang) akan jadi, komposisinya (jika menjadi 9 orang) saya kira yang sangat ideal," sambung dia. 

Oleh karenanya, mantan Pemimpin Redaksi Media Cetak Nasional itu menyepakati rekomendasi PPN/Bappenas itu, sebagai gagasan out of the box di tengah hingar bingar usulan pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada.

"Usulan Bappenas menurut saya sangat menarik, dan lebih mencerminkan usulan kenegarawanan. Daripada unsur politis. Itu saja," ungkap dia. 

"Jadi ini barangkali hal yang baru, untuk usulan rancangan Usulan rancangan Undang-Undang Pemilu," pungkas Heddy.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya