Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Bitcoin Merosot, Tertinggal dari Emas

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin (BTC) turun 1,8 dalam 24 jam terakhir ke level 87.353 Dolar AS, tertinggal dibandingkan emas yang sudah menguat sekitar 71 persen sepanjang tahun.

Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa, 23 Desember 2025, salah satu faktor utama pelemahan berasal dari penurunan hashrate jaringan BTC sekitar 4 persen sepanjang Desember, atau penurunan terdalam sejak April 2024.

Penurunan ini terjadi karena berkurangnya aktivitas penambang setelah sebagian kapasitas listrik dimatikan akibat menurunnya profitabilitas. 


Meski secara historis penurunan hashrate kerap diikuti kenaikan harga beberapa bulan kemudian, dalam jangka pendek kondisi ini berpotensi menambah tekanan jual dari penambang yang membutuhkan likuiditas.

Dari sisi permintaan, minat beli investor institusional di Amerika Serikat melemah, tercermin dari indikator Coinbase Premium yang negatif dan aliran dana ke ETF Bitcoin spot yang melambat. Sebaliknya, investor Asia memanfaatkan harga turun dengan membeli di kisaran 87.000–90.000 Dolar AS, sehingga menahan penurunan lebih dalam.

Secara teknikal, BTC masih berada di bawah tekanan. Indikator RSI berada di level netral, sementara MACD menunjukkan sinyal bearish, menandakan momentum kenaikan belum cukup kuat. Level 85.000 Dolar AS kini menjadi area penopang utama yang harus dijaga agar tekanan jual tidak meningkat.

Ke depan, pergerakan BTC akan sangat dipengaruhi sentimen global, termasuk rilis data ekonomi Amerika Serikat seperti PDB dan inflasi PCE. Data ini berpotensi menentukan arah pasar keuangan secara keseluruhan dan memengaruhi apakah Bitcoin mampu bertahan atau melanjutkan koreksi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya