Berita

Wali Kota Bogor Dedie Rachim. (Foto: repro dari RMOLJabar)

Nusantara

Bogor Tak Gelar Pesta Tahun Baru

SELASA, 23 DESEMBER 2025 | 14:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Malam pergantian tahun 2025–2026 tinggal menghitung hari. Biasanya warga merayakan dengan turun ke jalan namun suasana berbeda bakal terlihat di Kota Bogor, Jawa Barat.

"Tidak ada acara khusus. Kita harus menghormati saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah," kata Wali Kota Bogor Dedie Rachim, memastikan kebijakan diambil sebagai bentuk empati kepada warga Sumatera yang tengah dilanda bencana.

Dedie mengimbau warga Bogor tidak merayakan tahun baru secara berlebihan. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pergantian tahun untuk berdoa, bermuhasabah, dan melakukan introspeksi diri.


"Lebih baik kita berdoa. Ini saatnya evaluasi, introspeksi, dan refleksi diri agar ke depan bisa lebih baik," katanya lagi, dikutip dari RMOLJabar, Selasa, 23 Desember 2025.

Imbauan senada disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia meminta masyarakat merayakan tahun baru secara sederhana dan mengutamakan keselamatan, mengingat potensi bencana alam di akhir tahun akibat cuaca ekstrem.

"Pergantian tahun sebaiknya diisi dengan doa, bukan euforia berlebihan," ujar Dedi di Gedung Sate.

Dedi mengingatkan warga agar waspada terhadap curah hujan tinggi, angin kencang, serta potensi banjir dan longsor terutama saat berada di jalan raya maupun lokasi wisata. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas agar tahun baru dapat dilalui dengan aman dan penuh makna.

Dedi menilai, sikap sederhana penting diterapkan mengingat kondisi cuaca di Jawa Barat yang tak menentu. Risiko meningkat terutama bagi masyarakat yang bepergian atau beraktivitas di luar rumah saat libur akhir tahun.

"Hati-hati di jalan, hati-hati di tempat wisata, dan waspada terhadap curah hujan. Keselamatan harus jadi prioritas," tegasnya.

Selain soal keselamatan, Dedi juga mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun sebagai sarana introspeksi. Evaluasi perjalanan hidup selama setahun dinilai penting agar tahun depan bisa dijalani dengan lebih baik.

"Rayakan tahun baru sebagai bahan evaluasi supaya tahun depan jauh lebih baik," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya